27.2 C
Banda Aceh

Pemilu dalam Perspektif Pengrajin Rotan Pasar Keude Bieng Lhoknga

 

Oleh:
Aidil Ihfar*

CBNPost – Aktivitas ekonomi di Minggu pagi 10/12/2022 di pasar Keude Bieng ramai seperti biasa. Pasar yang terletak di Jalan Meulaboh-Banda Aceh, tepatnya di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar ini merupakan kawasan vakansi primadona yang sangat digemari para turis, terutama para peselancar mancanegara. Kawasan dengan panorama pantai indah ini juga memiliki pegunungan batu yang dijadikan bahan baku utama PT Solusi Bangun Andalas (SBA), dulunya bernama PT Semen Andalas Indonesia (PT SAI).

Walaupun proyek vital PT SBA yang begitu luar biasa besar berdiri kokoh, saya sebagai penduduk asli melihat bahwa masyarakat tidak terlena, apalagi menggantungkan harapan dan sumber penghasilan utamanya hanya dari menjadi pekerja pabrik semen curah tersebut. Akan tetapi, banyak warga di sepanjang jalan Lhoknga yang membuka usaha warung bagi vakansi yang berkunjung dan menikmati keindahan pantai Lhoknga. Mereka juga memproduksi beraneka makanan khas Aceh dan juga berbagai karya kerajinan tangan berbahan baku rotan yang tergabung dalam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan para Pengrajin rotan yang didominasi oleh kaum ibu-ibu itu ikut memberi andil dalam menghidupkan denyut aktivitas ekonomi yang sempat lumpuh karena pandemi Covid-19 3 tahun terakhir.

Sejak pukul 09.00 WIB, para Pengrajin dan pedagang yang umumnya merupakan penduduk di seputaran Keude Bieng, memulai pagi mereka dengan membuka gerai dan mengeluarkan berbagai produk hasil olahan rotan. Begitu juga dengan Juraini (42 th), pemilik gerai Karya Mak Mak, bersama putranya, dia mulai sibuk memajang hasil produk olahan rotan yang mereka miliki. Lokasi gerai cukup strategis, dari arah Banda Aceh menuju pantai Lhoknga setelah melewati PLN Kantor Cabang Keude Bieng sekitar 50 meter di sebelah kanan, tepat berseberangan dengan rumah putih peninggalan zaman Belanda dan bengkel sepeda motor.

Baca juga:  Ancaman Tergerusnya keberagaman di Indonesia

Ada banyak sekali produk hasil kerajinan tangan yang dipajang, mulai yang paling besar seperti ayunan bayi dari rotan, aneka bentuk tudung saji buatan asli Pengrajin lokal sampai makrame dengan ukuran setelapak tangan anak kecil yang diimpor dari provinsi lain. Makrame ini digantung beraneka warna menambah daya tarik bagi pelancong yang melewati gerai untuk membeli atau sekadar melihat-lihat.

Usaha ini dibangun sejak 2015, UMKM ini ternyata sudah melewati dua fase pemilu di Aceh. Tentu sebagai pelaku usaha, mereka memiliki harapan khusus mengenai kondisi ekonomi, terutama kebijakan agar meningkatnya pemasukan dari sektor pariwisata yang mendukung usaha mereka dan kemudahan akses modal usaha, serta pelatihan untuk memutakhirkan keterampilan di bidang kerajinan rotan.

Sekitar 50 meter dari gerai Karya Mak Mak, ada gerai Hani Rotan yang sempat saya sambangi lewat tengah hari dua hari kemudian. Ada balai kayu yang lumayan lebar dan bisa diduduki sekitar 4 orang dewasa. Saya memulai obrolan mengenai kenaikan harga BBM. Irawati, pemilik gerai Hani Rotan ini cukup ramah dan mengaku menopang perekonomian keluarga dengan memproduksi serta menjual kerajinan rotan ini. Untuk menambah variasi produk, ternyata Bu Ira, begitu beliau biasa disapa, selain menjual produk kerajinan rotan ada juga makrame dari Cirebon, Jogja, dan Bali.

Cerita berlanjut sampai Bu Ira berkisah tentang pengalamannya selama mengikuti pesta demokrasi di Aceh yang menarik untuk disimak. “Biasanya ada pembagian gula atau sembako lainnya, kain sarung, mukena, kalau sudah dekat-dekat pemilu. Ya, biasanya dari timses-timses partai, dilakukan sekitar sepuluh hari sebelum pemilu,” kata Bu Ira dengan polosnya menceritakan praktik politik uang yang menurut hati kecilnya bahwa praktik ini kehilangan esensi dari demokrasi. Demikian fakta miris praktik politik uang dari oknum timses setempat di tengah masyarakat awam yang saya dengar langsung, walaupun bukan dalam bentuk uang dan bahkan juga frontal dalam mendoktrin bahwa kalau sudah menerima wajib memilih.

Lainnya: Bersenang-senang di Pulau Rubiah Sabang

Menurutnya lagi, timses di desa sangat besar pengaruhnya dalam perolehan suara di pemilu. Bagaimana mereka melakukan pendekatan dan personal branding untuk politisi yang mereka dukung di tengah masyarakat juga menjadi salah satu penilaian utama. Ketika semua kalangan di desa dapat dirangkul maka hati masyarakat akan tergerak dan sukarela untuk menggunakan hak pilihnya dengan tepat.

Sebagai contoh ada komunitas Pengrajin rotan yang didominasi oleh ibu-ibu yang tak kunjung dirangkul atau diberi sosialisasi terkait pemilu 2024 mendatang. Dia berharap ada feed back dari kegiatan semacam itu untuk membantu para pengrajin dan pedagang rotan di komunitas pasar Keude Bieng, karena setelah terpilih, mereka akan menjadi pembuat kebijakan. Bu Ira sangat berharap setelah pemilu 2024 mendatang para perancang dan pengelola anggaran negara mau memperhatikan kebutuhan para Pengrajin rotan agar produk lokal ini tetap lestari di Aceh, terutama di Lhoknga.

Untuk memenuhi rasa penasaran saya tentang isu pemilu dalam perspektif para ibu pedagang dan Pengrajin rotan  pasar Keude Bieng Lhoknga, keesokan harinya saya menemui seorang ibu yang sedang asyik bercengkrama dengan keluarganya di Polem Awe, nama gerai yang berada di depan rumah mereka. Letaknya juga masih satu deret dengan gerai yang kemarin saya sambangi, hanya berselang dua bangunan dan satu lorong.  Itu gerai Marlini, ia bersedia diwawancarai asalkan tidak difoto.

Meskipun usaha rotan kian lesu saat pandemi, tetapi berbeda dengan yang dirasakan oleh keluarga Marlini. Ada satu fase saat pandemi, masyarakat sedang hobi menanam bunga dan menghias rumah. Nah, vas bunga yang mereka jual laris manis saat itu, bahkan pembeli lokal berdatangan walaupun harus jaga jarak dan menggunakan masker serta protokol kesehatan lainnya.

Untuk urusan pemilu, Bu Marlini mengakui bahwa keluarga mereka termasuk pemilih cukup selektif termasuk mempertimbangkan timses yang datang saat mereka butuh suara saja dengan membawa sogokan. Mereka lebih fokus pada bukti nyata dari track record politisi dari pada praktik politik uang. Dari pengalaman pemilu dua periode terakhir, ada oknum timses yang memberikan penawaran jual beli suara di H-10 pemilu. Penawarannya seperti diberikan gula, minyak, mukenah, kain sarung dan kebutuhan pokok lainnya. Praktik politik uang yang dibungkus dengan pemberian “reward” seakan dibuat terlihat lazim oleh oknum timses di masyarakat. Tapi Marlini dan keluarganya tidak tertarik.

Pernyataan Bu Ira dan Marlini sedianya cukup mewakili suara komunitas para ibu Pengrajin dan pedagang kerajinan rotan yang ada di Keude Bieng Lhoknga. Mereka tidak berharap hal yang muluk-muluk seperti modal kerja yang banyak, pelatihan yang banyak serta fasilitas lainnya dari pemerintah. Mereka cukup optimistis dengan kegigihan berwirausahanya sambil terus menganyam pesanan vas bunga rotan. Mereka hanya berharap kondisi ekonomi terus membaik agar daya beli masyarakat terus meningkat dan keamanan juga terjamin khususnya daerah wisata agar mereka bisa tetap berjualan. Sesederhana itu.

*Penulis adalah salah satu jurnalis warga Lhoknga, Aceh Besar dan merupakan alumni D3 Keuangan dan Perbankan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Syiah Kuala.

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

https://kampungbahasa.id/kampung/mpo/ https://kampungbahasa.id/wp-includes/updates/ https://chsdbacks.com/ https://infojabodetabek.com/ https://motor138.com/ https://jurnal.usy.ac.id/lib/sigacor/ https://pauddikdasmen.com/uploades/maxwin/ https://www.pauddikdasmen.com/assets/vendor/ https://krebet-jambon.desa.id/maxwin88/ https://bululor.desa.id/.well-known/ https://rsiaibunda.or.id/rawat-inap/ https://poko.desa.id/wp-content/shop/ https://poko.desa.id/product/ https://ntt.sdgs.web.id/platform/ https://ntt.sdgs.web.id/wp-content/web/ https://gorontalo.sdgs.web.id/scatter/ https://gorontalo.sdgs.web.id/informasi/ https://upbuwamena.id/landasan/
https://profile.hatena.ne.jp/Brendatan/ https://www.wattpad.com/user/Brendatan009 https://audiomack.com/andirarasty https://id.pinterest.com/andirarasty/ https://www.imdb.com/user/ur179798197/?ref_=nv_usr_prof_2 https://medium.com/@andira.rasty93/slot-gacor-4d-daftar-situs-slot-online-resmi-terbaik-2024-41eb4560896b https://replit.com/@andirarasty93 https://www.twitch.tv/andirarasty/about https://tawk.to/andirarasty https://www.kickstarter.com/profile/1863524525/about https://micro.blog/andirarasty https://dribbble.com/andirarasty/about https://note.com/andirarasty/ https://www.coursera.org/learner/andirarasty https://www.discogs.com/user/andirarasty https://ext-6536871.livejournal.com/profile/ https://www.reverbnation.com/andirarasty https://www.wattpad.com/user/putrinastasya https://audiomack.com/putrinastasya https://id.pinterest.com/putrinastasya96/ https://www.imdb.com/user/ur179938861/?ref_=nv_usr_prof_2 https://medium.com/@putri.nastasya96/motor138-daftar-situs-slot-online-gacor-resmi-terbaik-2024-5cc8d72ed6b6 https://replit.com/@putrinastasya96 https://www.twitch.tv/putrianastasya96/about https://tawk.to/Motor138slotgacor?_gl=1*1b5uss2*_ga*MjAwNjQ0NDQ1NS4xNzEyNjAyODg2*_ga_ZJL9LF36Z8*MTcxMjYwMjg4NS4xLjEuMTcxMjYwMzQ1MS4wLjAuMA.. https://www.kickstarter.com/profile/478989317/about https://micro.blog/putrianastasya https://dribbble.com/putrianastasya/about https://www.coursera.org/learner/putrianastasya https://www.discogs.com/user/putrianastasya https://ext-6536876.livejournal.com/profile/ https://www.reverbnation.com/putrianastasya