Aceh Utara | CBNpost.com – Komitmen pelayanan kesehatan pasca-banjir terus diperkuat oleh Puskesmas Baktiya Barat. Menindaklanjuti laporan warga terkait dampak kesehatan pasca-banjir November 2025 lalu, Kepala Puskesmas Baktiya Barat, Rosdiana, SKM, MKM, menginstruksikan petugas kesehatan untuk melakukan kunjungan rumah (home visit) di Desa Blang Seunong, Rabu (11/02/2026).
Kunjungan tersebut difokuskan untuk memantau kondisi seorang anak yang mengalami keluhan kulit yang belum kunjung sembuh. Petugas yang turun ke lapangan melakukan pemeriksaan langsung sekaligus memberikan edukasi persuasif kepada anak dan keluarganya mengenai langkah medis yang perlu segera ditindaklanjuti.
Kepala Puskesmas Baktiya Barat, Rosdiana, SKM, MKM, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan medis, pasien anak tersebut didiagnosis menderita jamur kulit yang membutuhkan penanganan lebih spesifik.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, anak tersebut menderita jamur kulit. Kami sudah memberikan surat rujukan ke Rumah Sakit untuk penanganan lebih lanjut oleh dokter spesialis,” ujar Rosdiana.
Ia menambahkan, pasien sebelumnya telah beberapa kali berobat ke Puskesmas Baktiya Barat. Namun, pihaknya tetap mengambil langkah proaktif dengan mengirim petugas ke rumah guna memastikan keluarga segera menindaklanjuti rujukan yang telah diberikan.
“Kami kirim petugas untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus memberikan pemahaman kepada keluarga. Ini bagian dari tanggung jawab kami dalam mengawal kesehatan warga, terutama anak-anak yang rentan pasca-bencana banjir,” tambahnya.
Sementara itu, Ibu Fitriani, orang tua anak tersebut, mengaku senang dan bersyukur atas perhatian yang diberikan pihak Puskesmas.
“Saya senang mereka mau datang melihat anak saya. Biasanya mereka memang cepat membantu kalau tahu ada orang sakit. Dokter dan perawatnya ramah-ramah, pelayanannya bagus dan tidak lama menunggu.
Saya puas karena jadi tahu tentang sakit anak saya. Semoga semakin bagus pelayanannya. Saya mengucapkan terima kasih dan semoga selalu bisa menolong orang yang sakit,” ujar Ibu Fitriani.
Langkah jemput bola ini menjadi bagian dari komitmen pelayanan responsif Puskesmas Baktiya Barat dalam memastikan tidak ada hambatan komunikasi maupun keterlambatan penanganan medis di tengah situasi pasca-bencana. (Mul)
