JAKARTA | CBN POST — Pemerintah Aceh secara resmi mematangkan rencana pembangunan kawasan Madrasah Terpadu yang akan menjadi model pendidikan Islam modern di Indonesia. Hal ini ditegaskan dalam audiensi Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), dengan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Menteri Agama menyambut baik inisiatif tersebut dan berkomitmen penuh menjadikan Aceh sebagai pusat rujukan pendidikan Islam yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan peradaban global.Pusat Lahirnya Generasi Inovatif Menag Nasaruddin Umar menegaskan bahwa penguatan pendidikan madrasah di Aceh adalah prioritas nasional.
Menurutnya, madrasah tidak boleh hanya kuat dalam ilmu keagamaan, tetapi juga harus menjadi pusat inovasi dan keterampilan.
“Aceh memiliki kekhasan historis dan religius yang strategis sebagai model pengembangan pendidikan Islam terintegrasi. Kita ingin membangun peradaban, bukan sekadar gedung sekolah,” ujar Menag.
Tonggak Kebangkitan Serambi Mekkah wagub Dek Fadh menjelaskan bahwa proyek Madrasah Terintegrasi ini diharapkan menjadi tonggak kebangkitan pendidikan di Serambi Mekkah. Fokus utamanya adalah melahirkan generasi yang berakhlak mulia, toleran, namun tetap mandiri secara ekonomi dan unggul di bidang akademik.
“Dukungan regulasi dan infrastruktur dari kementerian sedang dikaji teknisnya. Kami ingin madrasah ini menjadi kebanggaan rakyat Aceh dan rujukan di Asia Tenggara,” ungkap Dek Fadh. (Adv)
