Aceh Utara | CBNpost.com — Kondisi Jalan Medan-Banda Aceh tepatnya di Gampong Bintang Hu, Kecamatan Lhoksukon, semakin memprihatinkan. Selasa (6/1/2026), terlihat banyak lubang di ujung jembatan hingga sepanjang jalan lintas utama, pasca banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025.
Warga setempat mengaku khawatir terjadi kecelakaan akibat jalan yang rusak parah. Salah satu orang tua bahkan menaruh ban mobil di sekitar lubang sebagai rambu peringatan untuk pengendara.
“Kami tidak ingin ada korban, makanya pasang tanda seadanya,” ujar warga itu.
Lubang-lubang besar ini sangat berisiko, terutama bagi kendaraan roda dua dan mobil kecil. Selain itu, kerusakan jalan juga membuat arus transportasi terganggu, menghambat mobilitas warga dan distribusi barang kebutuhan pokok.
Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan jalan. Hingga saat ini, perbaikan belum dilakukan, meskipun banjir telah berlalu lebih dari satu bulan.
Warga menilai kondisi ini sebagai kelalaian pihak terkait dalam menjaga keselamatan publik.
“Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi keselamatan kami di jalan. Setiap hari khawatir ada kecelakaan,” tambah seorang pengendara sepeda motor.
Kerusakan jalan ini menjadi perhatian serius karena jalan Medan-Banda Aceh merupakan jalur strategis lintas provinsi. Tidak hanya warga lokal, pengendara dari berbagai daerah pun terdampak.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen agar jalan kembali aman dilalui. Peringatan berupa ban mobil hanyalah solusi sementara, dan tidak cukup untuk menghindari risiko kecelakaan serius.
