Aceh Utara | CBNpost.com – Pasca musibah banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, aktivitas pengangkutan kayu berkelas terpantau lalu lalang di wilayah tersebut, Senin (5/1/2026).
Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa kendaraan pengangkut kayu melintas di ruas jalan utama dan jalan desa. Kayu-kayu berukuran besar itu diduga berasal dari kawasan hulu yang terdampak banjir, terbawa arus, lalu dikumpulkan dan diangkut keluar wilayah.
Sejumlah warga setempat menyebut aktivitas tersebut terjadi sejak air mulai surut. Namun hingga kini belum diketahui secara pasti status kayu-kayu tersebut, apakah merupakan kayu legal hasil penyelamatan pasca bencana atau justru berpotensi melanggar aturan kehutanan.
“Kami lihat kayu besar diangkut siang hari, lewat begitu saja. Tidak tahu punya siapa dan mau dibawa ke mana,” ujar salah seorang warga Langkahan yang enggan disebutkan namanya.
Warga berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun tangan untuk memastikan pengangkutan kayu tersebut sesuai ketentuan hukum. Mereka khawatir musibah banjir justru dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mengambil keuntungan dari sumber daya alam.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait aktivitas lalu lintas kayu pasca banjir di Kecamatan Langkahan. (CBN)
