Jakarta | CBNpost.com— Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono bertemu dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, pada Senin, 5 Januari 2026. Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui penguatan infrastruktur diplomasi yang memadai.
Dalam pertemuan itu, Menlu Sugiono dan MenPAN-RB Rini Widyantini menekankan pentingnya dukungan infrastruktur diplomasi, baik di dalam negeri maupun di seluruh Perwakilan Republik Indonesia (RI) di luar negeri. Penguatan sarana dan prasarana dinilai krusial guna menunjang profesionalisme dan efektivitas kinerja ASN diplomasi.Menlu Sugiono menyampaikan bahwa diplomasi yang kuat membutuhkan ASN yang unggul serta didukung oleh sistem dan infrastruktur yang adaptif terhadap tantangan global.
Hal tersebut menjadi penting dalam rangka mencapai tujuan diplomasi Indonesia, khususnya dalam memperkuat perekonomian nasional melalui kerja sama internasional.
“Perwakilan RI di luar negeri memiliki peran strategis dalam mendorong perdagangan, investasi, dan kemitraan ekonomi. Oleh karena itu, penguatan infrastruktur diplomasi menjadi kebutuhan mendesak,” ujar Sugiono dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, MenPAN-RB Rini Widyantini menegaskan komitmen kementeriannya untuk mendukung peningkatan kinerja ASN melalui reformasi birokrasi yang berkelanjutan. Ia menilai bahwa penguatan infrastruktur, digitalisasi, serta tata kelola kerja yang efisien menjadi faktor penting dalam menciptakan ASN yang profesional dan berdaya saing.
Pertemuan ini mencerminkan sinergi antar kementerian dalam memperkuat peran diplomasi Indonesia agar semakin efektif dan berdampak nyata bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. (CBN)
