SANUR, BALI | CBN POST — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, menunjukkan peran aktifnya dalam kancah nasional dengan menghadiri Rapat Pengurus Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Sanur, Bali, Jumat (13/02/2026).
Dalam forum strategis tersebut, Pemerintah Aceh secara tegas menyuarakan kepentingan daerah dalam kerangka otonomi dan pembangunan nasional.Didampingi Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Aceh, Ruslan, S.Ag, MGPP, Sekda M. Nasir membawa sejumlah usulan krusial yang menyentuh langsung kemandirian fiskal daerah.
Optimalisasi DBH Migas untuk AcehSalah satu poin utama yang disuarakan Sekda Aceh adalah dorongan untuk optimalisasi Dana Bagi Hasil (DBH) sektor minyak dan gas bumi (Migas). M. Nasir menekankan bahwa kontribusi DBH yang lebih besar sangat diperlukan untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga pemerintah provinsi memiliki ruang fiskal yang lebih luas dalam membiayai pembangunan di daerah.”Optimalisasi DBH Migas adalah kunci kemandirian fiskal.
Kami ingin kebijakan pembangunan nasional benar-benar berkeadilan dan memperhitungkan potensi serta kebutuhan daerah secara proporsional,” tegas Sekda M. Nasir di sela-sela rapat yang berlangsung di Hyatt Regency Bali tersebut.
Penguatan Kelembagaan Appsi selain isu ekonomi, Sekda Aceh juga memberikan saran konstruktif terkait penguatan organisasi. Ia mendorong agar tunggakan iuran APPSI dari berbagai pemerintah provinsi segera diselesaikan guna memperkuat dukungan anggaran operasional organisasi.
Hal ini penting agar APPSI tetap menjadi wadah yang solid dalam menyampaikan aspirasi daerah ke pemerintah pusat. Sinergi untuk Pembangunan Berkeadilan rapat pengurus ini juga membahas penyesuaian kebijakan internal dan langkah strategis pemerintah provinsi dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat.
Forum ini membuka peluang bagi peningkatan kapasitas aparatur melalui studi banding ke luar negeri guna mempercepat kemajuan pembangunan di Indonesia.Melalui partisipasi aktif ini, Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf (Mualem) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dalam bingkai NKRI sambil tetap gigih memperjuangkan hak-hak dan kekhususan Aceh di tingkat nasional. (Adv)
