BANDA ACEH | CBN POST — Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga di Tanah Rencong. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, SIP, MPA, menerima audiensi pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (4/2/2026).
Pertemuan strategis ini membahas sinkronisasi program kerja KONI Aceh tahun 2026 dengan kondisi fiskal daerah yang saat ini sedang diprioritaskan untuk pemulihan pascabencana banjir dan longsor. Fokus Anggaran dan Pengalihan Dana KemanusiaanDalam pertemuan tersebut, Sekda M. Nasir mengakui bahwa kondisi fiskal daerah saat ini cukup memprihatinkan.
Namun, sesuai visi Gubernur Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fadh), sektor olahraga tetap mendapat perhatian khusus. Ketua KONI Aceh, Saiful Bahri (Pon Yaya), melaporkan bahwa pihaknya telah mengambil kebijakan taktis dengan menghentikan Pra PORA akhir tahun lalu dan mengalihkan anggarannya untuk bantuan kemanusiaan bagi korban banjir.
Selain itu, pelaksanaan PORA direncanakan akan digeser ke tahun berikutnya mengingat kondisi cuaca dan fokus daerah pada rehabilitasi infrastruktur. Sekda Aceh: Persiapan Matang adalah Kunci Juara menanggapi kebutuhan anggaran KONI Aceh yang mencapai Rp64 miliar untuk pembinaan atlet menuju target 10 besar PON 2028, Sekda M. Nasir menyatakan kesepahamannya.
Saat ini, Pemerintah Aceh telah mengalokasikan Rp20 miliar, namun Sekda berkomitmen untuk mendorong penambahan anggaran melalui mekanisme perubahan APBA.
“Kita sepakat bahwa persiapan yang cukup adalah kunci untuk menjadi juara. Saya memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong penambahan anggaran ini demi meningkatkan prestasi olahraga Aceh di masa depan,” tegas M. Nasir.
Sinergi Menuju Prestasi Nasional pemerintah Aceh di bawah komando Sekda Aceh akan berupaya maksimal agar pembinaan atlet dan pelatih tidak terhenti. Dukungan ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi insan olahraga Aceh untuk tetap berprestasi meski dalam situasi pemulihan daerah.Sinergi antara manajemen KONI Aceh dan kebijakan fiskal Pemerintah Aceh menjadi bukti bahwa marwah olahraga tetap dijaga sebagai bagian dari identitas kebanggaan rakyat Aceh di kancah nasional. (Adv)
