Calang | CBNPost.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya, Drs. H. T. Irfan TB, M.Si, meninjau langsung alat kesehatan (alkes) baru yang diadakan melalui Anggaran Pokok Pikiran (Pokir) tahun 2025 di RSUD Teuku Umar, Rabu (14/1/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan penyerahan dan manfaat alkes bagi peningkatan pelayanan.
Peninjauan berlangsung di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU). T. Irfan TB didampingi langsung oleh Kepala Bidang Penunjang RSUD, Sri Mulyanti, S.Tr.Keb, dan Kasubbag, Muslim Hadinata, S.ST., MKM.
Dalam keterangannya, T. Irfan TB memaparkan bahwa alkes yang diadakan mencakup tiga unit T-Piece Resusitator, satu unit inkubator, dan satu unit timbangan bayi full set, dengan total nilai anggaran mencapai Rp158 juta.
“Kehadiran alkes baru ini kami harap mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien bayi yang dirawat di ruang NICU, serta menekan angka rujukan pasien ke rumah sakit rujukan di Banda Aceh,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa dengan fasilitas yang semakin lengkap, pelayanan NICU dapat lebih optimal sehingga kebutuhan rujukan ke luar daerah dapat diminimalkan.
Mantan Bupati Aceh Jaya itu juga menekankan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus menjadi prioritas. Menurutnya, peningkatan layanan tidak hanya bergantung pada ketersediaan alat, tetapi juga harus didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang kompeten serta infrastruktur yang memadai.
“Kita berharap pelayanan kesehatan terus mengalami peningkatan, seiring dengan penguatan SDM dan kelengkapan fasilitas pendukung,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, T. Irfan TB menerima masukan langsung dari petugas NICU. Para petugas menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat kekurangan sejumlah alat kesehatan dan berharap adanya penambahan alkes di masa depan untuk menunjang pelayanan sesuai dengan beban dan jumlah pasien yang ditangani.
“Petugas menyampaikan bahwa kebutuhan alkes di ruang NICU masih belum sepenuhnya terpenuhi dibandingkan dengan beban pelayanan yang ada,” ungkap T. Irfan TB mengulang aspirasi yang diterimanya.
Kunjungan ini menandakan komitmen DPRK Aceh Jaya dalam melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah serta mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan di kabupaten setempat. Keberadaan alkes baru diharapkan menjadi langkah awal untuk mengurangi disparitas layanan kesehatan antara daerah dan ibu kota provinsi.
