BANDA ACEH | CBN POST — Kabar gembira bagi percepatan pembangunan di Tanah Rencong. Pemerintah Aceh memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2026 telah memasuki tahap realisasi. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) untuk segera melakukan percepatan belanja demi mendorong daya beli dan pemulihan ekonomi masyarakat.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengonfirmasi bahwa pasca-penetapan pada 12 Februari lalu, seluruh perangkat daerah kini sedang memacu penyelesaian dokumen teknis sebagai dasar pelaksanaan program di lapangan.
Instruksi Gubernur: Fokus pada Program Strategis Gubernur Mualem menekankan bahwa setiap SKPA wajib menjalankan agenda sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) secara tertib dan tepat waktu.
Percepatan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan upaya nyata agar aktivitas perekonomian di berbagai sektor segera bergerak pasca-bencana.“Gubernur sangat menekankan percepatan realisasi belanja, terutama pada program-program strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tujuannya agar perputaran uang di daerah segera dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” ujar Muhammad MTA.
Aksi Nyata: Pasar Murah di Seluruh AcehSalah satu wujud konkret dari mulainya realisasi APBA 2026 adalah digelarnya program Pasar Murah secara serentak di berbagai kabupaten dan kota. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh ini merupakan instruksi langsung Gubernur untuk menjaga stabilitas harga pangan dan membantu beban ekonomi warga.
Pemulihan Pasca-Bencana Tetap PrioritasDi samping percepatan belanja rutin, Pemerintah Aceh juga terus mengintensifkan upaya pemulihan di sejumlah wilayah terdampak bencana. Langkah ini dilakukan secara terpadu dengan pengawasan ketat dari Pemerintah Pusat guna memastikan Aceh bangkit dan tumbuh lebih kuat.
“Pemerintah Aceh terus mendorong agar proses ini berjalan efektif, transparan, dan sesuai regulasi demi Aceh yang lebih baik ke depan,” pungkas MTA. (Adv)
