Author: Redaksi
Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si, melepas keberangkatan kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Aceh Timur menuju MTQ ke-37 tingkat Provinsi Aceh yang digelar di Kabupaten Pidie Jaya. Pelepasan peserta yang dirangkai dengan peusijuk berlangsung khidmat di Aula Serbaguna Idi, Kamis, 30 Oktober 2025. Dalam sambutannya, Bupati Al-Farlaky menegaskan bahwa para peserta yang berangkat ke MTQ provinsi merupakan putra-putri terbaik Aceh Timur untuk dapat membawa harum nama bumi Nurul Akla di Pidie Jaya pada even MTQ tahun ini. “Adik-adik yang hadir di sini adalah orang-orang pilihan. Kalian telah melalui proses seleksi yang ketat, mulai dari…
Aceh Timur – Sejumlah 3 tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu berinisial IR, 36 tahun, Wiraswasta, warga, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, SA, 41 tahun, Wiraswasta, warga Kecamatan Peureulak Timur dan DE, 32 Wiraswasta, warga Kecamatan Karang Pawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, diamankan oleh Satresnarkoba Polres Aceh Timur, Polda Aceh setelah berhasil mengungkap kasus “garam cina”. Pengungkapan ini dilakukan pada hari Rabu, (22/10/2025) sekira pukul 15.00 WIB di Desa Alue Bugeng, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur. Dari tangan ketiga pelaku, petugas menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat 920,49 gram (bruto). Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.…
Aceh – Masyarakat di wilayah Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Simeulue mengusulkan pengembangan usaha terpadu antara perkebunan sawit dan peternakan sapi. Aspirasi ini disampaikan kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi NasDem, Nurchalis, saat melaksanakan reses di daerah pemilihan 10. Nurchalis mengatakan bahwa integrasi antara kebun sawit dan peternakan dapat menjadi solusi ekonomi yang berkelanjutan bagi warga di wilayah tersebut. “Masyarakat mengusulkan agar usaha perkebunan sawit dapat diintegrasikan dengan peternakan sapi,” kata Nurchalis kepada BERITAKINI.CO, senin (27/10/1025) Masyarakat juga meminta Pemerintah Aceh membantu menyediakan sapi sebagai modal awal usaha. “Mereka juga meminta agar Pemerintah Aceh menyediakan…
Banda Aceh – Krisis iklim global dan aktivitas manusia yang mengubah fungsi lingkungan menjadi penyebab meningkatnya intensitas bencana ekologis di Aceh. Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. Ichwana, S.T., M.P, Dosen Teknik Pertanian sekaligus Koordinator Program Studi Magister Pengelolaan Lingkungan Universitas Syiah Kuala (USK). Menurut Prof. Ichwana, perubahan iklim yang kini berkembang menjadi krisis iklim menunjukkan kondisi bumi yang sudah mencapai titik kritis, hal ini ia sampaikan dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, pada Minggu (26/10/2025) lalu. “Kalau perubahan iklim, kita masih bisa memperkirakan adaptasinya. Tapi kalau krisis iklim, itu artinya perubahan iklim sudah mencapai titik puncak,” ujarnya. Fenomena cuaca…
JAKARTA – Heriansyah, ST akrab di sapa Bung Heri selaku Ketua MPC-PP Kabupaten Aceh Timur mewakil atas nama PAC Se Aceh Timur mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali KPH. H. Japto, S, Soerjosoemarno, SH, sebagai Ketua Umum (Ketum) Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (MPN-PP) periode 2025-2030. Terpilihnya kembali KPH. H. Japto, S, Soerjosoemarno, SH, Ketum MPN-PP, di acara Mubes XI yang digelar di Hotel Sultan Jakarta pada tanggal 26-28 Oktober 2025. Mubes tersebut dihadiri oleh para Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Provinsi se-Indonesia juga ribuan Kader Pemuda Pancasila yang ikut serta meramaikan dari beberapa perwakilan seluruh Pelosok daerah hadir dan acara…
Aceh Timur – Ketua TP PKK Aceh Timur, Ny. Lismawani Alfarlaky, S.Pd., M.Ag. membuka acara “Berdamai dengan Luka Batin di Kabupaten Aceh Timur”, yang berlangsun di kabupaten tersebut, Sabtu (25/10). “Kami sangat bangga dan bahagia, karena akhirnya Aceh Timur terpilih menjadi tempat pelaksanaan kegiatan berdamai dengan luka hati, yang sebelumnya telah dilaksanakan di kabupaten/kota lain,” ujar Lismawani Alfarlaky. Lismawani menyebutkan, berdamai dengan luka batin adalah sebuah proses penting, yang memungkinkan kita untuk mengolah dan menerima pengalaman menyakitkan di masa lalu, luka batin memang seringkali tidak terlihat secara fisik, tetapi dampaknya bisa sangat kuat, dan mempengaruhi cara kita memandang diri sendiri,…
Nasional – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyetujui perluasan kewenangan Pemerintah Aceh dalam pengelolaan minyak dan gas (migas) hingga 200 mil laut. Kebijakan ini tertuang dalam surat resmi bernomor T-465/MG.04/MEM.M/2025 yang ditandatangani Bahlil pada 23 Oktober 2025. Dengan perluasan kewenangan ini, Pemerintah Aceh melalui Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) akan berkolaborasi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) dalam tiga bidang utama, yaitu koordinasi dan pelaporan, kegiatan kehumasan dan fasilitasi perizinan, serta penerimaan salinan persetujuan Plan of Development (PoD). Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, menyatakan bahwa keputusan Menteri ESDM ini merupakan…