CBNPOST.COM | ACEH – Suasana penuh semangat mewarnai proses penjaringan bakal calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Aceh periode 2026–2031.Sejak resmi dibuka pada 1 Maret 2026, arus pendaftar terus mengalir deras.
Menariknya, bukan hanya kader internal yang ikut meramaikan, tetapi juga tokoh-tokoh berpengaruh dari berbagai daerah yang melihat PKB sebagai kendaraan politik yang semakin menjanjikan.
Fenomena ini menjadi sinyal kuat bahwa PKB Aceh tengah memasuki fase kebangkitan dan konsolidasi besar, sekaligus mempertegas daya tarik partai tersebut di kancah politik daerah.
Pintu Terbuka untuk Semua DPW PKB Aceh menegaskan bahwa proses penjaringan ini bersifat terbuka dan inklusif. Pendaftaran dibuka hingga 15 Maret 2026 bagi siapa pun yang memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen membangun partai.Ketua Tim Penjaringan, Muhammad Adam, M.Ed., menyambut tingginya antusiasme tersebut dengan optimisme.
“PKB adalah rumah politik yang inklusif dan terbuka bagi siapa saja yang ingin berjuang menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, seluruh proses penjaringan berjalan sesuai arahan Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud, yang menginginkan penataan struktur partai berlangsung profesional, terukur, serta berorientasi pada penguatan organisasi dari tingkat kabupaten/kota hingga akar rumput.
“Ini bukan sekadar agenda rutin. Ini adalah konsolidasi besar untuk melahirkan pemimpin DPC yang solid, visioner, dan mampu menggerakkan mesin partai,” tambah Muhammad Adam.
Beragam Latar Belakang Pendaftar Penjaringan kali ini dinilai berbeda karena spektrum pendaftarnya sangat luas, mencerminkan wajah PKB Aceh yang semakin plural dan dinamis.
Para peminat berasal dari berbagai kalangan:
Pengurus dan kader PKB dari berbagai jenjang Anggota DPRK dan DPRA, Akademisi dan profesional, Pengusaha daerah, Aktivis sosial dan tokoh perempuan, Kalangan dayah dan santri dan Tokoh masyarakat serta mantan birokrat
Keberagaman ini dipandang sebagai bukti meningkatnya kepercayaan publik terhadap soliditas dan arah baru PKB di Aceh.
Safari Penjaringan Keliling AcehUntuk memastikan tidak ada daerah yang terlewat, tim penjaringan melakukan safari langsung ke berbagai kabupaten/kota, termasuk Aceh Utara, Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Lhokseumawe, Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Selatan.Agenda safari masih berlanjut ke Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, dan Subulussalam.
Kegiatan ini tidak sekadar kunjungan seremonial. Di setiap daerah, tim aktif memetakan potensi kader, menyerap aspirasi, serta memastikan proses berjalan transparan dan demokratis.
Tahapan Menuju Kursi Ketua DPCBerikut tahapan penjaringan dan seleksi Ketua DPC PKB se-Aceh:
TahapanWaktuPendaftaran1 – 15 Maret 2026, Musyawarah Cabang (Muscab)28 Maret – 20 April 2026, fit and Proper Test oleh DPP PKB, Menyusul Penetapan Final oleh DPP PKB, Menyusul PKB Aceh optimistis, dari proses yang ketat dan transparan ini akan lahir pemimpin-pemimpin DPC yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga benar-benar hadir dan bekerja untuk masyarakat di seluruh penjuru Aceh. (Mul)
