Aceh Utara | CBNpost.com – Hari kelima pasca banjir yang melanda SMAN 1 Tanah Jambo Aye, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (7/1/2026), para guru, tenaga kependidikan, dan siswa terus bergotong royong membersihkan lumpur yang menutupi lingkungan sekolah.
Kepala SMAN 1 Tanah Jambo Aye, M. Thalha, mengatakan proses pembersihan hari ke-5 ini menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa.
“Kami sudah masuk hari kelima membersihkan sekolah bersama staf dan siswa. Semangat gotong royong ini membuat kami optimistis sekolah dapat kembali normal dalam waktu dekat,” ujarnya.
Selain dump truck dari Satuan Brimob Polda Banten dan alat berat buldoser serta beco mini dari tokoh masyarakat T. Thamrin atau Ampon, pihak kepolisian juga membantu percepatan pembersihan menggunakan mobil water cannon. Kendaraan taktis ini menyemprotkan air bertekanan tinggi untuk membersihkan lumpur di halaman dan akses jalan sekolah, sehingga proses pemulihan berlangsung lebih cepat.
Para guru dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara bergiliran sambil ikut membersihkan lingkungan sekolah. Para siswa pun antusias ikut serta membersihkan halaman dan ruang kelas yang terdampak banjir. M. Thalha menegaskan, dukungan semua pihak menjadi energi tersendiri bagi sekolah untuk bangkit pasca banjir.
“Semangat gotong royong ini menunjukkan kita bisa melalui bencana bersama-sama. Semoga aktivitas belajar mengajar di SMAN 1 Tanah Jambo Aye dapat kembali sepenuhnya dalam beberapa hari ke depan,” pungkasnya.
Dengan usaha bersama, SMAN 1 Tanah Jambo Aye optimistis bangkit lebih cepat dari dampak banjir, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara sekolah, siswa, dan tenaga pendidik Aceh Utara. (CBN)
