Aceh Utara — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memastikan proses pendidikan tetap berjalan meskipun sejumlah sekolah terdampak banjir di Kecamatan Jambo Aye dan Langkahan. Kepastian itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Utara sekaligus Plt Sekda, Jamalluddin, S.Sos., M.Pd, saat meninjau langsung kondisi sekolah terdampak.
Peninjauan dilakukan bersama pengurus PGRI Aceh Utara dengan mengunjungi rumah sekolah yang rusak serta lokasi tenda darurat pembelajaran yang digunakan sebagai kelas sementara.
Dalam kunjungan lapangan yang berlangsung Kamis, 1 Januari 2026, Jamalluddin menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh terhenti meskipun daerah dilanda bencana. Ia menyebut, tenda darurat bantuan KEMENDIKDASMEN menjadi solusi sementara agar hak belajar anak tetap terpenuhi.
“Tanggung jawab kita adalah memastikan anak-anak tetap belajar dalam kondisi aman dan ramah,” ujar Jamalluddin.Tenda darurat tersebut merupakan bagian dari program “Pendidikan Bermutu untuk Semua yang Ramah”.
Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk percepatan rehabilitasi gedung sekolah yang rusak.
