ACEH TAMIANG | CBN POST — Hari pertama bulan suci Ramadhan 1447 H menjadi saksi bisu kehadiran negara di tengah penderitaan rakyat. Tanpa sekat protokoler yang kaku, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE (Dek Fadh), bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, turun langsung ke titik terdampak banjir di Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kamis (19/2/2026).
Langkah kaki kedua pemimpin ini di atas material sisa banjir menjadi pesan kuat: pemulihan Aceh Tamiang bukan sekadar wacana di atas kertas, melainkan aksi nyata di lapangan.Sinergi Praja dan RakyatPemandangan berbeda terlihat di permukiman warga.
Puluhan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tampak bahu-membahu bersama masyarakat membersihkan sisa lumpur. Wagub Dek Fadh dan Mendagri Tito memantau langsung proses ini untuk memastikan fase rehabilitasi berjalan terukur dan cepat, agar warga dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih layak.
“Kehadiran Bapak Mendagri adalah suntikan moral bagi warga kita. Kita pastikan semua instansi, baik pusat maupun daerah, bekerja dalam satu komando untuk normalisasi aktivitas masyarakat,” ujar Dek Fadh di sela peninjauan yang turut didampingi Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Fahmi, M. H.
Buka Puasa di Huntara: Menghapus Jarak Sisi humanis kepemimpinan Mualem-Dek Fadh terlihat jelas saat waktu berbuka tiba. Bukannya di restoran mewah, Wagub dan Mendagri memilih duduk bersama warga di kawasan Hunian Sementara (Huntara) untuk berbuka puasa.
Momentum ini menjadi simbol empati mendalam pemimpin yang merasakan langsung denyut nadi warganya yang sedang berjuang bangkit dari dampak bencana hidrometeorologi. Kebersamaan berlanjut hingga pelaksanaan Shalat Tarawih berjamaah di Masjid Darussalam yang berlangsung khusyuk.
Komitmen Hingga TuntasWagub Dek Fadh menegaskan bahwa Pemerintah Aceh akan terus mengawal proses ini hingga tahap rekonstruksi selesai. Target utama adalah menjamin keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat Aceh Tamiang pasca-bencana. “Kita kawal sampai tuntas, bukan hanya di masa tanggap darurat saja,” pungkas Wagub Dek Fadh. (Adv)
