Aceh Utara | CBNPost.com – Kondisi jaringan listrik yang dinilai membahayakan keselamatan warga ditemukan di Desa Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Pada Minggu (25/1/2026), kabel listrik terlihat melintasi area perkebunan warga dengan penopang berupa tiang kayu darurat, bukan tiang beton standar sebagaimana ketentuan keselamatan kelistrikan.
Pantauan di lokasi menunjukkan kabel listrik digantung rendah dan melintas di antara pohon pinang tanpa jarak aman atau Right of Way (ROW). Kondisi ini dinilai sangat berisiko, terutama saat cuaca ekstrem, angin kencang, atau hujan deras yang dapat menyebabkan kayu penyangga lapuk dan roboh.
“Tiang kayu ini jelas tidak aman. Kalau patah atau rubuh, kabel bisa jatuh dan membahayakan warga yang sedang bekerja di kebun,” ujar salah satu warga setempat.
Selain ancaman tersengat listrik, kabel yang bergesekan langsung dengan batang dan pelepah pohon juga berpotensi memicu korsleting, kebakaran lahan, hingga gangguan distribusi listrik.
Warga khawatir risiko tersebut akan meningkat jika tidak segera dilakukan penanganan oleh pihak terkait.
Masyarakat berharap PLN Rayon setempat segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan mengganti tiang kayu darurat dengan tiang beton standar, sesuai prosedur keselamatan jaringan listrik.
Sebagai langkah awal, warga juga diimbau memanfaatkan aplikasi PLN Mobile pada fitur Pengaduan dengan melampirkan foto kondisi jaringan serta titik lokasi kejadian agar laporan dapat segera ditindaklanjuti.Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN terkait kondisi jaringan listrik di Desa Buket Linteung tersebut. ( Mul)
